Bu, aku melihat umurku terjalin dengan jalanan
Di jalanan jogja ini bu, hari - hari berselang tak menentu dalam pikiranku
Sesekali, matahari memancarkan cahaya masa depan yang cerah
Kadang juga, hujan datang membuat senyumku buyar karena rumitnya kenyatan
Bu, umurku yang terjalin dengan jalanan itu
Terus mengalir pada tujuan tak bertepi
Jalan bercabang yang aku temui membawaku pada hidup yang absurd, serupa kata Camus
Aku akan susuri terus jalan itu Bu, tanpa henti, seperti aku menghisap asi dari dadamu dulu
Sebab kemanapun aku pergi dalam jalinan jalan itu
Ada darahmu yang menemani dan menjadi asa dalam hidup ku ini
Hidup yang absurd kata Camus itu
Jogja, 19 November 2024
Komentar
Posting Komentar